VPS HOSTING
VPS HOSTING

Inilah 10 Manfaat Asparagus Yang Jarang Orang Tahu

  • Bagikan
Asparagus Inilah 10 Manfaat Asparagus Yang Jarang Orang Tahu

Pernahkah Bunda dirumah mendengar sayur yang bernama asparagus? Meski sudah lama dipasarkan di Indonesia, tidak semua orang memang familiar dengan sayur pendatang ini. Ya, sayur yang satu ini jarang ditemui di pasaran, terkecuali ketika dimasak menjadi sup asparagus. Asparagus biasanya bisa ditemui di supermarket dan bisa dibilang termasuk sayuran “elite”.

Dibandingkan dengan jenis sayuran lainnya, harga asparagus bisa jauh lebih mahal. Harga asparagus di pasaran berkisar Rp100.000 untuk grade A per kg nya. Sayuran ini biasanya lebih mudah ditemui di supermarket yang menawarkan berbagai jenis sayuran cukup asing.

Dibalik rasanya yang lezat, asparagus ternyata bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan kecantikan. Menurut penelitian seorang ahli nutrisi asal San Diego, Laura Flores, asparagus mengandung antioksidan, antiinflamasi, vitamin C, asam amino, vitamin E, dan lain sebagainya.

Selain itu, asparagus mengandung asam folat dan vitamin K cukup tinggi, serta memiliki gizi seimbang dan lengkap di antara jenis sayuran lainnya. Berikut adalah sederet manfaat asparagus bagi kesehatan yang jarang diketahui, dirangkum dari Eating Well dan Health Line.

10 Manfaat Asparagus untuk Kesehatan Tubuh

Banyak penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan konsumsi sayuran seperti asparagus bisa mengurangi resiko diabetes, dan penyakit jantung, serta meningkatkan kesehatan kulit dan rambut, meningkatkan energi, juga membantu menurunkan berat badan. Berikut beberapa di antaranya:

1. Asparagus memiliki manfaat anti-aging

Hal luar biasa dari antioksidan glutathione dalam asparagus adalah membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari dan polusi.

Berdasarkan artikel dalam jurnal The Lancet yang dikeluarkan tahun 1998, antioksidan glutathione bisa memperlambat proses penuaan. Dan folate yang disediakan oleh asparagus bekerja bersama vitamin B12 untuk mencegah penurunan fungsi kognitif.

2. Asparagus untuk kesehatan pencernaan

Asparagus mengandung jumlah nutrient inulin yang tinggi. Inulin adalah sejenis karbohidrat kompleks yang umum dikenal sebagai prebiotik. Inulin baru bisa dicerna jika sudah mencapai usus besar, di mana inulin dimakan oleh bakteri baik seperti Lactobacilli. Inulin yang sudah dicerna ini membantu meningkatkan penyerapan nutrisi dan mengurangi resiko kanker perut, dan alergi.

Asparagus juga menyediakan serat diet, dan memiliki kandungan laksatif yang membantu memperlancar fungsi usus besar. Bersama dengan pencernaan yang sehat, serat juga membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

3. Asparagus mencegah kanker

Asparagus racemosus atau asparagus liar mengandung phytonutrient tertentu yang dikenal sebagai saponin. Penelitian telah menunjukkan bahwa saponin dari asparagus memiliki senyawa anti-kanker dan anti-inflamasi.

Asparagus juga membantu meningkatkan kadar glutathione, dan antioksidan yang berperan penting dalam pencegahan berbagai penyakit seperti HIV, AIDS, Alzheimer, anemia, kanker, diabetes, fibrosis kistik, dan berbagai jenis gangguan jantung.

4. Asparagus untuk kesehatan jantung

Satu gelas asparagus memiliki lebih dari 1 gram serat larut yang menurunkan resiko penyakit jantung, dan amino acid yang membantu membersihkan tubuh dari kelebihan garam. Asparagus juga memiliki efek anti-inflamasi dan kadar antioksidan tinggi yang bisa membantu mengurangi resiko penyakit jantung.

5. Asparagus menjaga kesehatan di masa kehamilan 

Asparagus mengandung folat dan folic acid tinggi yang baik untuk kehamilan. Folate membantu mengurangi resiko berat badan kurang dan lahir cacat pada janin, folate juga penting untuk pertumbuhan neuronal pada janin, membantu mengurangi komplikasi edema atau penimbunan air dalam jaringan tubuh.

Folic acid penting untuk wanita hamil dalam melindungi janin dari keguguran, dan kerusakan pembuluh syaraf.

Ada yang menyebut bahwa kandungan laksatif dalam asparagus tidak baik untuk kehamilan. Namun begitu, mengkonsumsi asparagus dalam jumlah kecil di masa kehamilan tidak berbahaya bagi janin.

Karena itu, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai dosis asparagus yang baik dikonsumsi pada masa kehamilan.

6. Asparagus menurunkan resiko diabetes

Kandungan anti-inflamasi dan anti-oksidan tinggi dalam asparagus menjadikan asparagus makanan pencegah diabetes yang baik. Penelitian menunjukkan hasil signifikan dan membuktikan bahwa asparagus membantu mengendalikan kadar gula darah, meningkatkan pengeluaran insulin, dan menyediakan efek anti-diabetes.

Manfaat ini juga diperoleh dari kandungan mineral kromium dalam asparagus yang berperan penting dalam mengatur kadar gula darah dalam tubuh.

7. Asparagus mencegah osteoporosis

Kekurangan vitamin K berkaitan dengan tingginya resiko pengeroposan tulang. Satu gelas asparagus memenuhi 70% kebutuhan vitamin K per hari. Mengkonsumsi cukup vitamin K setiap hari bisa meningkatkan kesehatan tulang dengan meningkatkan penyerapan kalsium dan mengurangi pelepasan kalsium lewat air kencing.

Zat besi dalam asparagus juga berperan penting dalam menjaga kekuatan dan elastisitas tulang dan sendi. Sehingga asparagus baik untuk kesehatan tulang secara keseluruhan.

8. Asparagus mencegah epilepsi

Epilepsi adalah gangguan kronis yang mempengaruhi otak, dan menyebabkan sawan atau kejang yang berulang. Otak mengirim sinyal abnormal sebagai hasil dari perubahan yang tidak bisa dicegah dalam jaringan-jaringan otak. Akar asparagus racemosus bisa digunakan sebagai anti-epilepsi, dan membantu menyembuhkan gejala-gejala epilepsi.

9. Asparagus menyembuhkan tuberkulosis

Asparagus dikenal efektif menyembuhkan bronkitis dan tuberkulosis. Asparagus meningkatkan efisiensi fungsi jaringan paru-paru, dan membantu merawat infeksi tenggorokan.

10. Asparagus meredakan rematik

Rheumatoid arthritis adalah kondisi kronis yang menyebabkan radang sendi. Penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi makanan kaya folat seperti asparagus, bisa membantu meredakan nyeri yang berhubungan dengan artritis.

Manfaat lain dari asparagus adalah sebagai obat anti-depresi, membantu meningkatkan daya ingat, meningkatkan produksi dan pengeluaran estrogen, dan memiliki efek menenangkan susunan saraf. Sebagai sumber vitamin A, asparagus juga penting untuk kesehatan penglihatan, dan melindungi retina dari kerusakan.

Meski memiliki banyak manfaat kesehatan, terlalu banyak mengkonsumsi asparagus mungkin bisa menyebabkan batu ginjal, reaksi alergi, dan air kencing berbau tajam pada sebagian orang.

Karena itu, pastikan terlebih dahulu bahwa Anda tidak memiliki alergi asparagus, dan makanlah asparagus dalam jumlah wajar agar tidak mengganggu kesehatan.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *