VPS HOSTING
VPS HOSTING

Suka Menurunkan Masker Sampai Ke Dagu? Ini Bahayanya!

  • Bagikan
Bahaya Menurunkan Masker Sampai Ke Dagu Suka Menurunkan Masker Sampai Ke Dagu? Ini Bahayanya!
Designed by Freepik

Apakah kamu salah satu orang yang tanpa sadar sering melakukan ini? Meski saat ini masker sudah hadir dalam berbagai bentuk dan warna, namun yang harus dipahami adalah masker bukan sekadar “fashion item” atau aksen dalam berpenampilan.

Masker berfungsi melindungi Kamu dan orang sekitarmu dari Covid-19, terlebih belum lama ini Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengkonfirmasi penularan via airborne. Pertimbangan lainnya, meski tidak ada gejala, ternyata orang bisa saja jadi pembawa virus alias carrier.

Namun salah satu kebiasaan yang kerap dilakukan adalah menurunkan masker sampai ke dagu dan leher khususnya saat Kamu sedang makan, minum, atau sesekali menarik nafas dalam saat tidak ada orang. Yuk kita lihat bagaimana bahayanya jika kebiasaan ini terus kita lakukan!

Menimbulkan Kontaminasi

Kebiasaan ini adalah hal yang buruk, pasalnya bisa menimbulkan kontaminasi. Ketika kamu memakai masker akan menyentuh bagian mulut dan hidung secara langsung. Ketika kamu menurunkan masker ke dagu atau bahkan sampai leher saat tengah makan atau minum, maka area masker yang tadinya menyentuh mulut dan hidung akan menyentuh leher.

Kontaminasi akan terjadi karena leher kamu sebelumnya terekspos dan ada kemungkinan ada  bakteri atau kuman menempel.

Ketika masker menempel di dagu dan leher maka kuman dari area tersebut akan mengkontaminasi masker kamu. Bayangkan masker itu kembali menempel di mulut dan hidung. dikutip dari Huffington Post

“Jika bagian dalam masker yang terkontaminasi virus seperti rambut, dahi, dagu, leher, tangan dan baju, lalu bagian dalam ini kembali ke area hidung dan mulut dimana di situ terdapat membran mukosa yang rentang, infeksi bisa timbul” jelas Lucy Wilson, kepala departemen layanan kesehatan darurat di University of Maryland.

Selain diturunkan sampai dagu, ada pula sebagian orang yang menurunkan masker hingga ke leher. menurut Erin Sorrell, Profesor asisten riset di departemen mikrobiologi dan imunologi mengungkapkan bahwa.

“Sebaiknya masker tidak Anda gantungkan di leher apalagi Anda sudah mengenakan masker tersebut dan berniat mengenakannya lagi”.

“Tujuan keseluruhan dari penggunaan masker adalah untuk melindungi mulut dan hidung dari tetesan batuk dan bersin Anda dan melindungi orang lain atau melindungi Anda dari tetesan yang besar.” ucapnya.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *