Cinta Pertama Itu Sulit Dilupakan? Ini Alasannya

  • Bagikan
Cinta Pertama Cinta Pertama Itu Sulit Dilupakan? Ini Alasannya
Designed by Freepik

Kata orang, cinta pertama itu sulit dilupakan. Orang yang lain bahkan mengatakan cinta pertama itu tak pernah mati! Apakah kamu merasakannya juga? Sudah lama waktu berlalu sejak putus dengan cinta pertama namun rasa-rasa bersama dia masih teringat sampai sekarang atau kamu yang sekarang masih bersama dengan cinta pertamamu dan rasanya akan terus bersama dia.

Mengapa Cinta Pertama Begitu Berkesan? 

Hal apapun itu, ketika dilakukan atau kesalahan pertama kali, akan memberikan kesan yang diingat. Bayangkan ketika kamu pertama kali masuk kuliah, pertama kali melamar Pekerjaan, pertama kali melakukan solo travelling, maupun pertama kali memiliki anak misalnya.

Mungkin pengalaman pertama itu belum tentu menjadi pengalaman yang paling seru atau menyenangkan (dibandingkan pengalaman kedua, ketiga, atau seterusnya), tapi ada kesan yang kamu ingat dari setiap pengalaman pertama yang kamu miliki.

Baca juga:  7 Ciri-Ciri Suami Setia, Istri Wajib Tahu Nih!

Hal ini berlaku pula dengan cinta pertama atau cinta pertama kita. Faktor penyebab utama adalah emosi yang dirasakan. David Bennett (dalam Fellizar, 2019) menjelaskan bahwa cinta pertama menyebabkan hubungan emosional yang sangat kuat, membuat orang yang mengalaminya merasakan emosi yang positif, menyenangkan, dan intens.

Emosi ini muncul akibat kerja zat kimia dalam otak, yaitu hormon oksitosin – yang juga muncul ketika membangun hubungan ibu dan anak. Selain oksitosin, hormon dopamin dan serotonin juga dihasilkan lebih banyak saat kita jatuh cinta. Hormon tersebut membuat kita merasa bahagia. Oleh karena itu tidak heran jika cinta pertama begitu berkesan. 

Mengikuti prinsip psikologi perilaku, dimana manusia akan menolak perilaku yang memberikan hal positif di masa yang akan datang, maka perasaan-perasaan yang menyenangkan yang dirasakan saat cinta pertama dapat mendorong kita untuk mencari hal-hal atau secara khusus orang-orang yang bisa membuat kita kembali merasakan emosi-emosi tersebut.

Baca juga:  14 Panggilan Sayang Biar Gak Bosen

Tanpa kita sadari, kita tertarik dan lebih mudah merasa nyaman dengan orang-orang yang memiliki karakteristik serupa dengan cinta pertama kita. Hal ini yang menyatakan Dr Karatzas bahwa keakraban dapat membatalkan ketertarikan. April Davis juga menjelaskan bahwa cinta pertama dapat mempengaruhi preferensi hubungan kita di masa depan.

Kita belajar banyak hal dari cinta pertama, seperti hal-hal apa saja yang membuat kita merasa nyaman dalam sebuah hubungan atau bagaimana kita ingin meminta oleh pasangan kita.

Namun, kita juga tidak menyadari bahwa hubungan romantis pertama memberikan pengalaman dan perasaan tidak menyenangkan. Jangan sampai terjebak dengan ‘kenyamanan’ akan kondisi yang familiar tersebut. 

Cinta pertama memang bisa jadi sangat signifikan dan berkesan di dalam hidup kita. Ada berbagai alasan mengapa cinta pertama sulit dilupakan, namun yang penting adalah kita tetap melakukan refleksi diri dan mencari pembelajaran yang bisa didapatkan dari hubungan tersebut.

Baca juga:  5 Barang Yang Wajib Ada Saat Malam Pertama

Ingatlah, di luar sana akan ada banyak pelajaran tentang cinta yang tidak akan kita temui hanya dari cinta pertama saja. Selamat menjalani dan menikmati proses perjalanan cinta!

  • Bagikan