5 Cara Mendidik Anak Laki-Laki Agar Tidak Kasar Terhadap Perempuan

  • Bagikan
Mendidik Anak Laki Laki 5 Cara Mendidik Anak Laki-Laki Agar Tidak Kasar Terhadap Perempuan

Tidak ada laki-laki yang memperlakukan perempuan dengan kasar bila ia tidak melihat contoh dari lingkungan sekitarnya. Edukasi serta pemahaman mengenai pentingnya memberikan apresiasi kepada perempuan, ternyata dipengaruhi oleh cara seorang anak laki-laki dibesarkan.

Apabila seorang anak laki-laki dididik untuk memberikan respect dengan cara melihat perilaku ayahnya memperlakukan ibunya dengan baik dan penuh rasa sayang, Alhasil anak laki-laki akan menaruh rasa hormat pada anak perempuan. Sehingga, karakter ini akan terus dibawanya hingga dewasa nanti.

Cara mendidik anak laki-laki agar tidak kasar terhadap anak perempuan sebenarnya bisa dilakukan sejak dini. Idealnya sejak usia 5 tahun dan terus-menerus dilakukan agar anak laki-laki mendapatkan pemahaman yang benar mengenai cara memperlakukan perempuan. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut, berikut adalah tipsnya:

Baca juga:  Tips Agar Anak Mau Merapikan Mainannya Sendiri

1. Berikan Pemahaman Gender

Berikan pemahaman bahwa anak laki-laki dan anak perempuan itu berbeda secara fisik dan emosi. Sehingga perlu saling menghargai dan menyesuaikan satu sama lain. Jelaskan tentang perilaku yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan kepada anak perempuan.

Beri pengertian juga bahwa anak laki-laki harus memperlakukan teman-temannya yang perempuan seperti dia memperlakukan ibu dan saudara perempuannya.

2. Contoh Dari Ayah

Cara mendidik anak yang paling efektif adalah memberikan contoh langsung. Kalau anak melihat ayahnya memperlakukan ibunya dengan hormat, lembut  dan penuh kasih sayang, maka anak-anak akan mencontoh perilaku tersebut. Secara tidak langsung, hal ini akan membangun karakter anak.

Baca juga:  6 Penyebab Anak Malas Curhat Dengan Orang Tua

Tidak ada salahnya berlaku mesra di hadapan anak. Agar anak memahami kalau ayahnya menyayangi ibunya dan memang sudah seharusnya lah seorang ibu dan setiap perempuan diperlakukan seperti itu.

3. Jangan Bertengkar Di Depan Anak

Ketika orang tua sedang ada masalah, hindari bertengkar di depan anak. Jangan sampai anak melihat orang tuanya saling berteriak, berkata-kata kasar, apalagi sampai memukul. Khawatir peristiwa ini akan terekam dalam ingatan anak.

Bahkan, bukan tak mungkin anak akan menganggap perbuatan kasar tersebut adalah sesuatu yang normal dalam interaksi antara laki-laki dan perempuan.

4. Jauhkan Dari Tayangan Kekerasan

Sebisa mungkin jauhkan anak dari segala bentuk tayangan yang menampilkan kekerasan. Apalagi kekerasan fisik yang dilakukan pria terhadap wanita. Jika anak tanpa sengaja menonton tayangan kekerasan, maka sebaiknya segera berikan penjelasan bahwa tayangan tersebut bukan sesuatu yang baik dan tidak semestinya dilakukan.

Baca juga:  Menyesal Setelah Memarahi Anak? Ini Yang Harus Anda Lakukan

5. Penjelasan Dari Ibu

Ibu bisa menjelaskan bagaimana seharusnya memperlakukan anak perempuan. Jelaskan dengan bahasa yang sederhana, bahwa anak perempuan memiliki perasaan yang halus dan sudah semestinya anak laki-laki memperlakukan teman perempuannya lebih hati-hati ketimbangan teman laki-lakinya. Mulai dari cara berbicara, mengajak bermain, dsb.

  • Bagikan