Inilah Alasan Mengapa Anak Suka Marah-Marah

  • Bagikan
Anak Suka Marah Marah Inilah Alasan Mengapa Anak Suka Marah-Marah

Anak marah itu biasa dan wajar, tak hanya orang dewasa yang memiliki sifat emosional seperti galak, kesal atau marah. Tentunya hal tersebut didasari dari cara anak untuk mengekspresikan emosi negatifnya. 

Namun ketika hal tersebut tidak terkendali ekspresi emosi anak dengan cara menjerit, marah-marah, bahkan mengamuk secara berlebihan membuat kita sebagai orang tua harus lebih memahami kondisi Sang anak.

Penting untuk mencari tahu apa penyebab kemarahan anak. Hal ini agar kita sebagai orang tua bisa menghindari dan membantunya mengontrol emosi. Lalu, apa sih penyebab anak suka marah-marah?

1. Bad Mood

Ya benar, hal pertama yang disebabkan biasanya anak merasa Bad Mood. Anak-anak memiliki suasana hati yang mudah berubah-ubah berbeda dengan orang dewasa mereka belum bisa berpikir secara rasional.

Baca juga:  Tips Agar Anak Dekat Dengan Ayah

Hal tersebut dapat dibuktikan ketika anak merasa gelisah, tidak nyaman, tidak suka, takut atau mengantuk secara tiba-tiba. Maka bisa saja ia mengekspresikannya dengan sikap marah.

2. Frustasi

Ketika anak memiliki rasa ingin tahu yang besar, namun keingintahuannya yang besar itu belum disertai kemampuan yang sama besarnya. Sehingga anak seringkali kesulitan melakukan permainan atau hal lainnya.

Nah, inilah yang sering membuat anak frustasi dan akhirnya marah-marah. Kita sebagai orang tua dapat memberikan sedikit nasihat maupun masukan agar anak tidak berlebihan secara emosional.

3. Pengaruh Tontonan

Ketika perilaku agresif atau kekerasan yang dilihat oleh anak di Televisi, Youtube, Video Games ataupun media lainnya bisa membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang pemarah bahkan agresif.

Baca juga:  Ini 9 Cara Membantu Anak Mengatasi Fobia

Pastikan kita sebagai orang tua wajib memberi didikan sejak dini kepada anak, agar kelak sang anak tidak bertindak sesuatu hal diluar batas. Terutama yang kita tidak inginkan sebagai orang tua.

4. Meniru Perilaku Orang Lain

Pada dasarnya anak-anak memang suka meniru perilaku orang dewasa di sekitarnya, terutama orang tua. Maka dari itu, jika anak sering melihat orangtuanya marah-marah pada akhirnya anak akan berpikir bahwa marah-marah adalah hal yang wajar dan akan menirunya.

5. Sering Dilarang-larang

Jika sering dilarang-larang tanpa diberikan penjelasan dan alternatif lain, anak akan merasa terkekang. Anak tidak paham mengapa dilarang dan tidak mempunyai alternatif lain untuk menyalurkan energinya. Hal tersebut akan membuat anak merasa stress dan marah-marah.

Baca juga:  7 Tips Tetap Dekat Dengan Anak Meski Anda Sibuk Bekerja

Apabila kita sebagai orang tua sering melarang anaknya melakukan hal yang tidak kita inginkan. Solusinya berikan alternatif dan beri nasihati anak secara lembut agar mengerti.

  • Bagikan