VPS HOSTING
VPS HOSTING

Apa Benar Video Game Baik Untuk Kesehatan Mental? Ini Penjelasannya

  • Bagikan
gamers asian Apa Benar Video Game Baik Untuk Kesehatan Mental? Ini Penjelasannya
Freepik

Apa kamu termasuk orang yang gemar main video game? Hasil riset terbaru, main video game ternyata memiliki dampak positif terhadap kesehatan mental. Riset ini dilakukan oleh Universitas Oxford.

Professor Andrew Przybylski Apa Benar Video Game Baik Untuk Kesehatan Mental? Ini Penjelasannya

“Temuan kami menunjukkan bahwa video game tidak selalu buruk bagi kesehatan Anda. Ada faktor psikologis lainnya yang berpengaruh signifikan terhadap kelangsungan hidup seseorang. Faktanya, bermain dapat menjadi kegiatan yang berdampak positif pada kesehatan mental seseorang. Aturan-aturan yang membatasi video game dapat mengurangi manfaat tersebut”. Professor Andrew Przybylski (Direktur Penelitian Institut Internet Oxford).

Para peneliti di Oxford University berkolaborasi dengan Electronic Arts dan Nintendo of America untuk mengetahui perilaku gamers. Mereka melakukan survei terhadap 518 pemain Plants vs Zombies: Battle for Neighbor Ville pada bulan Agustus dan September, dan 2.756 pemain Animal Crossing : New Horizons pada bulan Oktober.

Hasilnya, waktu yang dihabiskan untuk bermain game berdampak signifikan terhadap kelangsungan hidup seseorang. Namun, faktor yang mempengaruhi adalah pengalaman yang diperoleh gamer saat bermain, bukan seberapa lama mereka bermain.

Eeiiittss, walaupun punya dampak positif, tapi bermain game secara berlebihan juga punya risiko yang buruk, lho.

Pada 2018, WHO ternyata menambahkan gaming disorder ke dalam klasifikasi penyakit internasional terbaru.

Gaming disorder adalah pola perilaku bermain game yang tidak terkontrol. Individu jadi cenderung menempatkan game sebagai prioritas melampaui kegiatan lain. Singkat kata, kecanduan.

Berbagai jurnal telah mengungkap bahwa salah satu penyebab terjadinya gaming disorder adalah eskapisme.

Eskapisme merujuk kepada gamer yang bermain game secara berlebihan untuk “kabur” dari masalah di dunia nyata.

Gaming disorder juga berkaitan dengan tenggelamnya seseorang ke dalam fantasi dunia game, hingga menumbuhkan identitas baru dan menjadi orang lain.

“Salah satunya, The mediating effect of motivations between psychiatric distress and gaming disorder among esport gamers and recreational gamers, Fanni Banyai, et al, Oktober 2019.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *