Alasan Seseorang Sulit Memaafkan Kesalahan Orang Lain

  • Bagikan
Soryy Alasan Seseorang Sulit Memaafkan Kesalahan Orang Lain

Dalam hidup, sangat mudah bagi kita untuk bersinggungan dengan orang lain. Perbedaan cara pandang, kecenderungan perilaku, kecerdasan emosional antar individu dapat memicu potensi gesekan dalam suatu hubungan.

Sebagai sesama manusia sudah selayaknya jika kita bisa saling berdamai dan memaafkan kesalahan orang lain. Tapi, tidak jarang seseorang dihadapkan pada kesulitan dalam proses memaafkan. Apa yang mungkin menjadi alasannya?

Ego Yang Terlalu Tinggi

Kadang seseorang memiliki ego sedemikian tinggi, merasa sangat berhak untuk tidak memaafkan, hanya karena merasa sepantasnya diperlakukan lebih baik. Atau mungkin senang playing victim, karena membuatnya lebih banyak diperhatikan.

Kecewa Terlalu Dalam

Kekecewaan bisa membawa seseorang pada rasa marah yang sulit untuk diungkapkan, bahkan jika terlalu dalam juga bisa menimbulkan trauma pada diri seseorang, sehingga untuk bisa memaafkan orang yang mengecewakannya membutuhkan banyak waktu dan juga sebuah proses yang harus dijalani.

Baca juga:  Arti Bersyukur: Cara, Manfaat Serta Dampak Yang Muncul Saat Kita Bersyukur

Merasa Berhak Balas Dendam

“Nyawa dibalas nyawa” mungkin adalah slogan sebagian orang. Seseorang merasa bahwa setiap kesalahan wajib dihukum. Menjadi terdorong untuk membalas kesalahannya, dan tidak berhenti sampai dendam terbayar lunas.

Takut dikecewakan Lagi

Seseorang yang pernah diperlakukan atau dikecewakan dengan cara yang sama berulang kali pada akhirnya bisa saja memilih untuk menutup diri dan tidak memaafkan. Ini sebenarnya adalah mekanisme pertahanan yang tanpa sadar sudah dikembangkan dari waktu ke waktu untuk melindungi diri sendiri agar tidak terluka lagi.

Terlalu Lama Menyimpan Emosi

Emosi marah, kecewa atau emosi negatif lainnya semakin lama disimpan hanya akan mempersulit diri sendiri untuk memaafkan. Apalagi jika emosi tersebut begitu kuat dan membutakan.

Baca juga:  Tanda Seseorang Kuat Mental, Kamu Salah Satunya?

Terlalu Mengharapkan Lebih

Seseorang yang terlalu mengharapkan lebih pada orang lain bisa jadi ketika terpuruk atau dikecewakan akan membuat dirinya jatuh terlalu dalam dengan rasa kecewa sehingga jauh lebih sulit untuk memaafkan.

Terbiasa Mengenang Masa Lalu

Sebenarnya, suatu kejadian yang tidak mengenakkan hanya melukai kita sekali saj, yaitu waktu kejadian. Bahkan mungkin terjadinya hanya sebentar. Tapi menjadi sulit karena kita mengingatnya terus menerus, menceritakannya kepada orang lain, sambil terus menyalahkan si pelaku.

Terlalu Sering Melakukan Kesalahan

Ketika orang lain sudah terlalu sering melakukan kesalahan, tidak menutup kemungkinan seseorang menjadi merasa sudah tidak ada celah lagi untuk memaafkan orang tersebut.

Selalu Curiga

Sikap selalu curiga juga bisa membuat seseorang sulit untuk memaafkan orang lain, seperti bahwa pasti ada hal buruk yang akan dilakukannya setelah diberikan maaf atau cara meminta maaf yang tidak tulus.

Baca juga:  5 Tahapan Kesedihan Selepas Kehilangan Orang Kita Cintai

Tidak ada Niat

Niat merupakan poin terpenting, percuma saja jika kita selalu ingin berusaha memaafkannya tapi jika niat sudah tidak ada akan membuat kita kesulitan untuk memaafkan orang lain tersebut.

  • Bagikan