8 Jasa Guru Ngaji yang Sering Terlupakan

  • Bagikan
8 Jasa Guru Ngaji yang Sering Terlupakan 1 8 Jasa Guru Ngaji yang Sering Terlupakan

Mungkin guru ngaji kita adalah seorang kyai yang sederhana, tidak rupawan, tidak ahli ceramahan, tidak dapat gajian, tidak punya gelar pendidikan, tidak dikenal banyak orang, tidak pernah tampil di tv, radio dan koran.

Bahkan, mungkin penampilannya kampungan. Mungkin di mata dunia beliau tidak diperhitungkan. Namun, marilah kita sejenak mengingat jasa-jasa guru ngaji yang sangat luar biasa. Ada 8 jasa guru ngaji yang tidak bisa dinilai dengan apapun, yaitu :

1. Jika iman adalah jalan keselamatan, ketenangan dan kebahagiaan dunia akhirat. maka ingatlah guru ngaji yang menanamkan iman itu pada saat kita masih balita.

2. Jika isi otak, hati, dan jiwa manusia lebih utama daripada isi perut manusia, maka ingatlah guru ngaji yang telah mengisi ilmu dan ruhiyah otak, hati dan jiwa saat kita masih balita.

Baca juga:  Hikmah dan Keutamaan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

3. Jika surga adalah ukuran suksesnya manusia, maka ingatlah guru ngaji yang begitu gigih mengarahkan kita ke jalan surga itu saat kita masih balita.

4.Jika orang tua hanya menyuruh kita beribadah, maka guru ngaji lah yang mengajarkan kita segala macam ibadah saat kita masih balita.

5. Jika Al-Qur’an dijadikan pedoman hidup, lezat membacanya, nikmat mentadabburinya, manfaat mengamalkannya, maka ingatlah guru ngaji yang dulu susah payah mengajarkannya itu saat kita masih balita.

6. Jika dekat dengan Allah adalah sebaik-baiknya keadaan, maka ingatlah guru ngaji yang menanamkan semangat itu saat kita masih balita.

7. Jika sekarang kita mensyukuri kesholehan diri, pasangan, dan keturunan, maka ingatlah guru ngaji yang menjadi asbabun kesholehan itu.

Baca juga:  Kisah Abu Qilabah : Sahabat Nabi yang Memiliki Banyak Kekurangan Fisik Namun tetap Bersyukur dan Sabar Hingga Diberikan Jannah

8. Jika kita disukai banyak, lalu bisa punya banyak teman, banyak saudara, dimudahkan segala perkara, maka ingatlah guru ngaji yang mengajarkan akhlak mulia itu hingga berbuah manis.

Berkat jasamu, murid dan santrimu bisa hidup penuh keberkahan, punya toleransi tinggi, dan selalu menjaga kerendahhatian. Mudahan-mudahan ilmu yang telah guru ajarkan kepada kami bisa kami amalkan sampai kami tidak ada lagi.

Insya Allah, ilmu guru akan menjadi amal jariyah sampai hari kiamat nanti. Aamiin yra.

  • Bagikan