Gaya Hidup Hedonis Bisa Bikin Bahagia?

  • Bagikan
Gaya Hidup Hedonis Gaya Hidup Hedonis Bisa Bikin Bahagia?
Foto : Freepik

Kata ‘hedon’ sering dikaitkan dengan gaya hidup konsumtif, boros, dan belanja berlebihan. Sebenarnya, makna hedon yang sekarang dikenal masyarakat memang gak salah, tapi kurang tepat.

Hedonisme yang banyak dipahami adalah tentang menghambur-hamburkan uang untuk kemewahan. Hal ini membuat hedonisme terkesan yang negatif. Padahal, definisi hedonisme lebih filosofis dan punya sisi positifnya juga.

Apa itu Gaya Hidup Hedonisme?

Sebelum membahas tentang arti gaya hidup hedonis, pahami dulu apa itu hedonisme. Kata hedonisme diambil dari bahasa Yunani, yakni hedone yang berarti kesenangan. Hedonisme adalah suatu pemahaman yang meletakkan kebahagiaan di atas segalanya. Dalam hidup, tujuan utamanya adalah mengejar kesenangan. Sementara hal-hal yang menyakitkan sebisa mungkin dihindari.

Baca juga:  Mau Nyaman Menjadi Diri Sendiri? Lakukan 5 Hal Ini Sekarang

Jadi, gaya hidup hedonis adalah cara seseorang menjalani hidup dengan mengejar kesenangan dan kebahagiaan berupa harta, hiburan, hingga kegiatan seksual. Mereka yang menerapkan gaya hidup hedonis berpikir bahwa kebahagiaan bisa diraih jika bisa memenuhi hasrat dalam dirinya.

Gaya Hidup Hedonis itu Baik atau Buruk?

Dilihat berdasarkan sejarahnya, poin utama hedonisme adalah kesenangan. Sementara, kesenangan menurut setiap orang berbeda-beda. Kesenangan gak cuma berbentuk fisik seperti uang, barang-barang, atau harta lainnya. Tapi juga bisa diartikan melalui hal-hal sederhana yang gak kasat mata seperti menikmati rasa makanan, musik, interaksi sosial, hingga tidur siang.

Banyak studi yang mengungkapkan bahwa hedonisme membuat orang bahagia dengan cara sederhana. Salah satunya Beyond Self-Control: Mechanisms of Hedonic Goal Pursuit and Its Relevance for Well-Being yang ditulis oleh Katharina Bernecker dari University of Zurich bersama Daniela Becker dari Radboud University di Belanda.

Baca juga:  Mengenal Gaya Hidup Hedonisme, Ciri-Ciri Dan Dampak Yang Ditimbulkan

Studi tersebut mengungkapkan bahwa orang merasa lebih baik dan bahagia ketika menikmati hal kecil yang mereka sukai. Meskipun kebahagiaan tersebut hanya untuk jangka pendek.

Hanya saja, yang harus diperhatikan, mengapa hedonisme juga bisa menjadi buruk karena orang mencari kesenangan secara berlebihan tanpa adanya kontrol diri. Itulah mengapa berkembangnya gaya hidup hedonis lebih terkesan negatif.

Makna mencari kesenangan dalam hedonisme sekarang ini digunakan secara berlebihan dan hanya menggunakan uang sebagai acuan kebahagiaan. Makanya, hedonisme juga dikenal sebagai salah satu penyebab pemborosan uang.

Kesan negatif tersebut gak akan terjadi kalau kamu paham mana yang benar-benar membuat kamu senang. Menjadi bahagia bukan cuma soal memenuhi keinginan material saja. Walaupun kamu mau bergaya hedon, pastikan dulu kamu memang punya dana yang cukup untuk memfasilitasi apa yang kamu inginkan itu. (neo)

Baca juga:  Mengenal Gaya Hidup Hedonisme, Ciri-Ciri Dan Dampak Yang Ditimbulkan
  • Bagikan